Pertanian Indonesia (dan dunia) menghadapi banyak masalah: produksi belum cukup, kerusakan lahan dan lingkungan, kelaparan masih ada, pangan tak sehat, upah rendah, nilai tambah tak adil, dst. Akar masalah ada pada KONSEP yang tampaknya keliru. Konsep keliru, teori keliru, ilmu keliru, praktik keliru. Mungkin kita butuh 'pertobatan pengetahuan'.
Oleh karena itu, bedah buku “Sosial Ekonomi Pertanian Islam” ada dibahas bersamaan dengan diadakannya family gathering Sosiologi Pedesaan 2025.
Bedah buku dilaksanakan secara hybrid pada:
Hari/tanggal: Selasa, 21 Oktober 2025
Waktu: 10.00–13.00 WIB
Lokasi: Ruang Rabuan KPM 414 FEMA, IPB Dramaga
Link Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=e-Ji7aIhZm8
****
Konsep dan praktek ilmu "Sosial Ekonomi Pertanian Islam"
Selasa, 28 April 2026
Bedah buku "Sosial Ekonomi Pertanian Islam" di IPB
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Exploring the Idea of "One Religion": Perennial Tradition, Islam, and Religious Pluralism
AI Query : List books, journals, feature articles, blog posts, and other materials that discuss and assert that there is, in reality, only o...
-
..... (Draft buku " BERTANI DAN BERDAGANG SECARA ISLAMI". Seri Buku “Sosial Ekonomi Pertanian Islam” Draft I – April 2020. Ole...
-
Judul: SOSIAL EKONOMI PERTANIAN ISLAM: Teori, Urgensi, dan Prakteknya di Dunia Oleh: DR. Ir. SYAHYUTI, MSi. Pengantar dari Penulis Alasa...
-
There are three scenarios for implementing the Sharia Economy in Indonesia. The most challenging scenario is making it a national economic s...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar